Bagimu negeri JIWA RAGA KAMI..

64 tahun sudah Indonesia MERDEKA! Semakin tahun, semakin bulan, semakin hari bertambah terus kecintaan saya terhadap Nusantara ini, Sayang sekali, tidak sedikit orang yang menganggap dan MENUDUH bahwa nusantara ini bersedih karena KRISIS!
Menurut saya, krisis yang terjadi dikarenakan kita yang LUPA akan KEMAKMURAN dan KEKUATAN bangsa Indonesia. Sehingga merasa kian hari kian muram! Seakan beban hidup semakin berat karena krisis yang terjadi!
INDONESIA = DUNIA SPIRITUAL!
A Javanese who does not believe in magic is not Javanese anymore. (Orang jawa yang tidak percaya pada ‘magic’ bukan orang jawa lagi)… Adam Schwarz - Far Eastern Economic Review
Mungkin ini terlihat berlebihan, padahal orang jawa bahkan Indonesia tidak bisa terlepas dari dunia spiritual (gaib) untuk mencapai kemakmuran dan kejayaan yang sesungguhnya.
Ini terbukti dengan Bapak ploklamator kemerdekaan kita BUNG KARNO yang akrab dengan dunia kebatinan, sejak muda beliau selalu melibatkan spiritualitas untuk menyelesaikan berbagai masalah, termasuk masalah kenegaraan.
Pancasila :
- Ketuhanan Yang Maha Esa.
- …
Apakah kita LUPA akan Pancasila yang mengutamakan nilai Ketuhan, yang dalam hal ini spiritualitas (gaib).
Bahkan sebagai kaum muslim dalam rukun iman yang pertama adalah: Iman kepada Allah SWT. Dalam hal ini kita harus percaya pada hal GAIB.
Sayang sekali dunia spiritual (gaib) saat ini telah dianggap tabu sehingga kurang diperhatikan, karena saat ini dunia spiritual di identikan dengan dunia perdukunan dan hal-hal berbau mistis (hantu, pocong, dll).
Sudah berapa banyak warga Indonesia khususnya generasi muda yang lupa akan semua ini.
Padahal jika kita kembali pada spiritual yang SESUNGGUHNYA. Saya yakin kemakmuran dan kesejahteraan nusantara akan terasa, dan menjadi kodrat yang hakiki dari negeri tercinta ini.
SPIRITUALITAS = TEKNOLOGI
Spiritualitas = Gaib, Gaib = Tidak tampak ( tidak terlihat dan tersentuh oleh panca indra)
Semakin berkembangnya kemajuan jaman dunia spiritualitas bisa dibuktikan dengan teknologi yang tentunya bersifat memudahkan kehidupan kita.
Terbukti dengan sebuah alat elektronik yang saat ini tidak bisa dipisahkan dari kehidupan adalah Hand Phone!
Hand Phone bisa digunakan dengan adanya signal, apakah signal ini bisa terlihat?, ter sentuh oleh panca indra? Signal ini GAIB. Dan bukankan orang tua kita dulu menggunakan komunikasi dengan menggunakan TELEPATI / Perasaan!
Otak kita sudah terlalu PINTAR sehingga lupa akan kecanggihan dari sebuah PERASAAN.
Sumber perasaan adalah HATI.
HATI = THE POWER OF INDONESIA!
Hati-hati dijalan, supaya sampai ditujuan! Inilah Pesan yang selalu disampaikan oleh orang tua kita. jika kita pahami ini adalah kekuatan untuk mencapai semua tujuan termasuk kemakmuran Nusantara tercinta ini.
Saya merasa sedih, banyak generasi muda yang lupa akan pesan ini, bahkan dianggap ga’ keren sehingga diganti dengan ‘bye, see you, dll.
Untuk mencapai kemerdekaan atau ketenangan hati nurani dengan cara menyingkirkan nafsu angkara murka… Kyai SEMAR
Hanya orang yang mampu menjaga hati dari hawa nafsu, yang mampu mencapai tujuan hidup termasuk kemakmuran bangsa Indonesia ini.
Sesepuh kita telah tahu akan kekuatan ini, namun berapa banyak orang yang masih menggunakan HATInya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara??
Dengan HATI yang bersih, mustahil ada KORUPSI!, PENYELEWENGAN, dll. Dan kemakmuran bangsa Indonesia akan terRASA kembali. (RASA = bersumber dari hati).
BAGIMU NEGERI JIWA(Hati) RAGA KAMI!!!